Ingat, mulai hari ini Pemprov DKI Jakarta kembali berlakukan PSBB pertukaran

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Negeri Provinsi DKI Jakarta kembali menetapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi selama dua pekan berangkat 12 hingga 25 Oktober 2020.   Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan mencabut rem penting alias  PSBB yang diperketat.  

Alasan dicabutnya rem darurat merupakan adanya pelambatan kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota selama sebulan pemberlakuan PSBB yang diperketat.  

“Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, tampak adanya pelambatan kemajuan kasus positif dan kasus aktif meski masih terjadi peningkatan transmisi, ” ujar Anies dalam masukan tertulis, Minggu (11/10).  

“Melihat hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta memutuskan mengurangi kebijakan rem gawat secara bertahap dan memasuki PSBB masa transisi dengan ketentuan terakhir selama dua pekan ke ajaran, mulai tanggal 12 – 25 Oktober 2020, ” sambung dia.  

Baca Selalu: 90% Pasien dalam Wisma Atlet kena Covid-19 biar sudah pakai masker, ini penjelasannya

Seperti diketahui, lonjakan kasus Covid-19 pada introduksi bulan September membuat Pemprov DKI menarik rem darurat dan mengesahkan PSBB yang diperketat selama dua pekan yakni 13 hingga 27 September 2020.  

PSBB dengan diperketat kemudian diperpanjang selama perut pekan mulai 28 September mematok 11 Oktober 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas. com berjudul: “Kasus Covid-19 Melambat, Anies Kembali Berlakukan PSBB Transisi Selama Dua Pekan”

Penulis: Rindi Nuris Velarosdela
Editor: Ambaranie Nadia Kemala Movanita

gong2deng –>

Editor: Herlina Kartika Dewi