Penting, ini 9 tempat pada rumah yang jadi persembunyaian kuman

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA . Kuman serta bakteri bisa bersembunyi di celah terkecil di vila. Bahkan, beberapa tempat kesayangan untuk mereka berkembang biak, seringkali tidak diduga-duga.  

Dilansir dari Reader’s Digest, Minggu (14/3), beserta adalah tempat-tempat dimana patogen dan bakteri tinggal & merambak di area rumahmu.  

1. Spons dapur 

Spons dapur adalah barang dengan paling banyak ditinggali oleh kuman. Ketika para penyelidik di USDA menguji pola umum untuk mendisinfeksi spons, yakni dengan merendamnya dalam pemutih atau jus pingai, microwave, atau mencuci pada mesin pencuci piring, itu menemukan bahwa memasukkan spons dalam microwave selama mulia menit dapat menghilangkan beberapa besar kuman.  

Masukkan spons basah ke dalam microwave selama perut menit sekali sehari dan ganti sesering mungkin, yakni setiap dua minggu atau lebih sesuai kebutuhan.    

Cheryl Luptowski, Pakar Keamanan Rumah Global dari National Safety Foundation menambahkan bahwa kamu serupa harus membersihkan serbet, handuk, dan kain dapur dengan mencuci menggunakan siklus air panas di mesin basuh pakaian dengan pemutih.  

2. Wastafel dapur 

Setelah spons, wastafel bagian adalah tempat paling penuh mengandung kuman di panti (bahkan lebih buruk daripada toilet).  

Siapkan botol semprotan pembersih, dan semprotkan ke wastafel sesudah digunakan; lalu bersihkan & bilas dengan air radang.  

3. Talenan 

Ada 200 kali lebih banyak bakteri di talenan rumah. Jumlah ini jauh lebih banyak dari sama daripada kuman di dudukan toilet.  

Hal ini diungkapkan oleh studi oleh Charles Gerba, seorang ahli mikrobiologi di Universitas Arizona, dan seorang pakar kuman rumah tangga dengan terkenal secara nasional.  

Untuk membersihkannya, jalankan melalui mesin pencuci piring; semprotkan dengan cuka 5 persen, dan biarkan semalaman; panaskan dalam microwave semasa 30 detik, atau usap dengan alkohol.  

3. Sikat gigi 

Simpan sikat gigi di wadah yang berjauhan dengan dudukan toilet, dengan posisi seimbang, sehingga air pada menyilih sikat bisa turun ke bawah dan kering.  

Jangan pernah merapikan sikat gigi basah dalam wadah tertutup. Dan tanpa biarkan bulu sikat anggota keluarga bersentuhan. Masih kacau dengan kuman? Pertimbangkan mencelupkan ke dalam obat kumur antimikroba.    

Penelitian menunjukkan bahwa merendam sikat ke dalam obat kumur dapat membasmi kuman. Jangan menggunakan kembali larutan desinfektan atau merendam lebih dari satu sikat dalam dalamnya.  
Final, jika kamu pernah lara, ganti sikat gigi sesudah sembuh untuk menghindari reinfeksi, atau infeksi berulang.  

4. Mesin cuci 

Ya, bahkan cucian mampu membuatmu sakit. Meski tampak bersih, mesin cuci ternyata juga menyimpan banyak patogen dan bakteri.    

“Jika kamu memasukkan sapu tangan dalam di satu muatan dan baju dalam di muatan berikutnya, (sama saja kamu telah) membuang ingus dengan baju dalammu, ” ujar Dr Gerba.  

Jadikan sapu tangan sebagai beban terakhir, dan setidaknya sebulan sekali, jalankan siklus panas dengan cuka untuk membuang kuman di mesin.  
“Mengeluarkan cucian lepek dari mesin cuci segera setelah siklus berakhir pula akan membantu mengurangi bau apek, ” jelas Molly Maid, perusahaan pembersih rumah terkemuka.  

“Jika kamu khawatir tentang cucian setelah seseorang sakit, jalan terbaik untuk membersihkan pakaian yang mungkin mengandung patogen pembawa penyakit adalah secara mencucinya dengan air ikrab menggunakan pemutih konsentrasi 10% (lebih banyak pemutih bodoh 1 cangkir per galon air), ” ujar Peter C. Iwen, PhD, Guru besar Patologi dan Mikrobiologi di University of Nebraska Medical Center.  

5. Tirai kamar mandi 

Tabir shower menjadi basah di setiap hari, dan sering kala tetap basah, menjadikannya kediaman yang sempurna untuk jamur.  

enam. Tempat sampah dalam ruangan 

“Berikan perhatian khusus pada tempat sampah di dapur & kamar mandi, yang jadi memiliki lebih banyak sampah menjijikkan daripada yang tersedia di kamar tidur atau ruang tamu, ” membuka Aaron Glatt, MD, spesialis bicara Infectious Diseases Society.  

Untuk membersihkan tempat sampah, tutupi periode bawah dengan lapisan sedikit baking powder (sekitar setengah cangkir, tetapi tergantung ukurannya) dan larutannya tetap.  

Sebarkan campuran dalam sekitar tempat sampah, sapu semua sisi dan siram dengan air, saran Molly Maid.  

7. Spatula 

Survei tahun 2013 menyatakan bahwa spatula karet menjadi salah satu dari sepuluh tempat paling berkuman dalam dapur. Para ilmuwan sudah menemukan bakteri E. baju dalam, ragi dan jamur pada spatula.  
Banyak spatula karet terdiri sebab dua bagian, ujung longgar terlepas dari gagangnya, dan itu berarti ada celah untuk mengumpulkan sisa sasaran, dan hal itu ialah tempat ideal untuk patogen penyebab penyakit tinggal dan berkembang biak.  

Untuk spatula dua periode, pisahkan pegangan dari arah spatula. Jika mencuci lengah, cuci dengan air sabun panas, bilas hingga bersih dengan air bersih. Sendok logam adalah pilhan dengan lebih baik daripada sendok karet. ( Dian Reinis Kumampung )

Artikel ini sudah tayang di Kompas. com dengan judul “9 Wadah di Rumah yang Jadi Persembunyian Kuman”.

<! —

gong2deng –>

Editor: Anna Suci Perwitasari

. bg-color-linkedin background-color: #0072b1;