Rekomendasi: Kinerja PTPP di semester II-2020 diproyeksikan membaik

Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Noverius Laoli

LANGSUNG. CO. ID – JAKARTA . Kinerja keuangan PT PP Tbk (PTPP) periode semester II-202 berpotensi tumbuh dibandingkan kinerja pada semester I-2020. Namun, analis memproyeksikan kinerja di sepanjang tahun ini mau tetap lebih rendah dibandingkan kemampuan di sepanjang tahun lalu.

Sepanjang semester I-2020 kinerja kontruksi pelah lidah merah ini catatkan penurunan penerimaan sebesar 36, 56% year on year (yoy) menjadi Rp 6, 75 triliun. Sementara, laba bersih jatuh lebih dalam 95, 36% yoy menjadi Rp 15, 95 miliar.

Perusahaan menyatakan penurunan kinerja dampak dari pandemi Covid-19 yang menimbulkan 20% proyek melambat dan 7% berhenti.

Namun, sebanyak 59% proyek masih berjalan normal dan 15% telah selesai. Selain itu, PTPP juga melakukan pemfokusan ulang (refocusing) anggaran yang menyebabkan produksi proyek tidak bisa sesuai rencana pangkal.

Baca Juga: PTPP fokus menggarap proyek-proyek dengan sistem progress payment reguler

Ajeng Kartika Hapsari Analis NH Korindo Sekuritas mencatat rasio utang perusahaan kepada ekuitas kotor (gross gearing) pada kuartal I dan II lumpuh di 131%. Sementara, net gearing meningkat dari 79% di kuartal I-2020 menjadi 92% di kuartal II-2020.

Penyebab kenaikan rasio utang PTPP adalah kas operasi minus Rp 1, 96 triliun dan menyebabkan kas menurun menjadi Rp 5, 51 triliun dibanding Rp 7, 17 triliun di kuartal I-2020.

Alhasil, ajeng melihat PTPP harus dapat mengelola arus kas dengan baik di tengah keterlambatan proyek yang juga bisa melambatkan dana segar masuk ke perusahaan.

Namun, Ajeng menilai rasio pinjaman PTPP masih lebih baik serta lebih aman dibanding kompetitornya.

Membaca Juga: Kejar tumpuan tahun ini, begini strategi PTPP

Kontrak baru

Di dalam awalnya PTPP menargetkan perolehan kontrak baru di tahun ini sejumlah Rp 40, 3 triliun. Tetapi, melihat pandemi Covid-19 yang tidak kunjung mereda, PTPP menurunkan tumpuan perolehan kontrak baru menjadi Rp 25, 53 triliun.

Hingga Agustus, PTPP berhasil menggenggam kontrak terakhir sebesar Rp 11, 24 triliun atau setara 43, 98% lantaran target yang terbaru.

Ajeng optimistis PTPP mampu untuk mencapai bahan kontrak baru. Sentimen positif hadir dari ekonomi yang mulai dibuka secara perlahan di sejak kuartal III-2020. Selain itu, pemerintah serupa mulai membuka tender proyek.

“PTPP mulai ikut tender proyek pemerintah, jika berhasil dapatkan proyek bisa membawa keuntungan untuk kinerja ke depan, ” kata Ajeng, Rabu (7/10).

INFAK, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Kamu akan menambah semangat kami buat menyajikan artikel-artikel yang berkualitas & bermanfaat.

Sebagai aforisme terimakasih atas perhatian Anda, ada voucer gratis senilai donasi dengan bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong11deng –>
REKOMENDASI SAHAM

gong11deng –>