Toyota Astra Motor (TAM) sambut cantik wacana relaksasi pajak mobil

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA . Usulan relaksasi pajak mobil baru mendapat pandangan positif dari sejumlah pelaku pelaku di industri otomotif di pada negeri, termasuk PT Toyota Astra Motor (TAM).  

Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan, jika relaksasi pajak mobil perdana diberlakukan maka bisa menjadi jalan segar bagi industri otomotif dalam dalam negeri.

“Ada impact positif harusnya ya, seperti di negara asing misalnya Malaysia sudah ada sumbangan dan saya dengar bisa memajukan demand , ” kata dia saat dihubungi Kontan. co. id, Rabu (16/9).

Benar selama ini, harga jual mobil dipengaruhi oleh biaya kelengkapan sertifikat dan pajak-pajak mobil baru tiba dari misalnya Pajak Pertambahan Biji (PPN), Bea Balik Nama Instrumen Bermotor (BBNKB), hingga Pajak Pemasaran atas Barang Mewah (PPnBM).  

Baca Juga: Pemangkasan PPnBM kendaraan bermotor belum akan memacu pembiayaan multifinance

Besaran retribusi tersebut bervariasi. Untuk PPnBm misalnya, antara 15%-70% untuk kendaraan bermotor angkutan orang berdasarkan ketentuan Susunan Pemerintah (PP) Nomor 73 tarikh 2019. Besaran tarif PPnBM serupa disesuaikan dengan jumlah maksimal bagasi kendaraan dan juga isi tabung.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pula mengusulkan untuk relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar 0% atau pemangkasan pajak kendaraan bermotor datang bulan Desember 2020 mendatang. Maksudnya untuk menggairahkan pasar otomotif pada dalam negeri.  

Berdasarkan pantauan terakhir Kontan. co. id, sekitar ini Kementerian Koordinator (Kemenko) Dunia Perekonomian masih mengkaji usulan tersebut.

Meski begitu, Anton mengaku belum bisa mengonfirmasi apakah penetapan relaksasi pajak mobil baru juga hendak diikuti oleh penurunan harga berniaga mobil Toyota, sebab pihaknya masih menanti kejelasan keputusan pemerintah beserta perkembangan situasi yang ada.  

Anton bilang, TAM perlu menyelami beberapa faktor sebelum menentukan apakah akan menurunkan harga jual instrumen atau tidak.

Yang terang, TAM akan terus berupaya mengerek pemasaran. Caranya beragam, mulai dari menguatkan komunikasi secara digital dengan konsumen, memperkuat layanan purna jual, had meluncurkan produk-produk baru.

Baca Juga: PPnBM kendaraan bermotor bakalan dipangkas, sejenis ini dampaknya ke bisnis asuransi umum

Sayangnya, Anton masih enggan membisikkan bocoran rincian informasi dari rencana peluncuran keluaran baru yang dimaksud. “Nantilah akan dikabari, ” ujarnya singkat.

Sampai tutup tahun nanti, TAM membidik target penguasaan pasar di akan 31% dari total pasar nasional. Sepanjang Januari-Juli 2020 lalu, penjualan pabrikan ke diler ( wholesales ) mobil Toyota tercatat sebesar 89. 040 unit, sementara penjualan ritelnya (dari diler ke konsumen) tercatat sebesar 104. 496 unit.

Dengan capaian tersebut, Toyota berhasil mendekap market share sejumlah 31, 1% untuk wholesales , dan 32% untuk penjualan ritel.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah sifat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas menggubris Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

–> Video Pilihan gong9deng –>
INSENTIF PAJAK

gong9deng –>